team building

Team building ialah suatu kegiatan untuk membangun kerja sama tim sebagai langkah untuk menyesuaikan tujuan serta masalah spesifik yang sedang dihadapi. Sehingga pada praktiknya, dengan diadakannya kegiatan tim building ini, akan memberikan dampak baik pada aktivitas tertentu yang dilakukan demi terbangunnya kerja sama tersebut.

Kegiatan ini membantu untuk membangun hubungan interpersonal, penyusunan sasaran untuk mengatasi perbedaan persepsi tujuan, analisis peran masing-masing untuk mengklarifikasi kemampuan setiap anggota, sekaligus analisis proses guna membuat tim yang lebih efektif.

Kesimpulannya, team building adalah suatu upaya untuk membangun kerja sama yang positif di lingkungan organisasi, guna tercapainya tujuan bersama secara efektif juga efisien.

Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk mengadakan program kegiatan outbound, in house training, motivation training maupun assessment, team building selalu berkaitan erat dan masuk ke dalam program tersebut. Bukan tanpa alasan, kegiatan ini memang dibuat untuk menciptakan ekosistem organisasi yang lebih baik.

Tujuan Team Building

Setiap instansi ataupun perusahaan tentu memiliki tujuan berbeda saat mengadakan satu kegiatan, namun tujuan umum dari program pelatihan membangun kerja sama tim di ekosistem organisasi yaitu sebagai berikut:

  • Membangun tim yang solid dengan meningkatkan rasa memiliki serta kepercayaan terhadap nilai nilai organisasi.
  • Membangun semangat kebersamaan yang seimbang dengan prinsip followership dan leadership.
  • Membangun komunikasi yang efektif juga kekompakan anggota tim.
  • Membangun pribadi yang proaktif, positif, percaya diri, tangguh, dan kreatif.
  • Meningkatkan performa positif sebagai satu tim untuk kemajuan bersama.

Jenis-jenis Team Building

Setiap instansi ataupun perusahaan tentu memiliki tujuan berbeda saat mengadakan satu kegiatan, namun tujuan umum dari program pelatihan membangun kerja sama tim di ekosistem organisasi yaitu sebagai berikut:

01
Personality-Based Team Building

Personality-based dikemas dengan berfokus pada setiap anggota tim, sehingga peserta mampu mengenal rekan satu tim dan diri sendiri secara mendalam.

02
Activity-Based Team Building

Activity-based dilakukan berfokus pada aktivitas fisik. Tujuan kegiatan ini adalah untuk mengasah kemampuan tim dalam berkomunikasi, berkoordinasi, dan bekerjasama.

03
Skills-Based Team Building

Membangun kerja sama team building melalui skill-based dilakukan dalam bentuk workshop. Program ini akan membantu peserta untuk mengasah kemampuan menangani konflik, melemparkan kritik dan sebaliknya, serta memberikan argumen yang valid.

04
Problem Solving-Based Team Building

Aktivitas problem solving-based dapat dilakukan secara fleksibel melalui tantangan outdoor maupun indoor. Diantaranya menggunakan puzzle, kasus, atau berbagai masalah lain sebagai media pembelajaran.

Ruang Lingkup

Kegiatan team building tidak harus selalu dilakukan diluar ruangan atau didalam ruangan. Kegiatan ini termasuk jenis kegiatan yang memiliki ruang lingkup yang fleksibel tergantung keinginan ataupun kebutuhan penyelenggara.

indoor-plants.webp
Indoor Activity

Ada banyak aktivitas yang dapat dilakukan dalam program kegiatan team building dimana kegiatannya bisa dilakukan di dalam ruangan. Contohnya escape room, dimana para peserta dikunci pada suatu ruangan dan diminta memecahkan teka teki agar bisa bebas dari ruangan tersebut. Contoh game team building indoor lain diantaranya: membuat yel-yel, egg drop, tebak kata, blind drawing, werewolves, the perfect square.

tree.webp
Outdoor Activity

Aktivitas team builidng outdoor yang dapat dilakukan untuk membangun kerja sama tim-pun ada sangat banyak. Salah satu contohnya yaitu rafting di mana olah raga ini akan menantang peserta untuk menguji kekompakan dengan mengarungi kawasan wisata air arung jeram yang mengharuskan setiap orang terlibat agar perahu karet tidak terbalik.

Selain rafting, contoh games team building outdoor lainnya ialah: tarik tambang, paintball, the minefield, survival day juga cornhole tournament.

FAQ's

Tidak seperti EO dadakan yang bisa Anda temukan di internet yang membuat perusahaan EO dengan dasar pengalaman dan pemikiran semata. Paradox Event Organizer terdiri dari para pakar pariwisata berpengalaman dan berlisensi, sarjana psikologi industri, konsultan SDM, spesialis perancang acara, konsultan F&B Master Chef Indonesia, entertainer bersertifikat, sound enginer, dan tim ahli lain yang tergabung dalam tim.

Dengan tergabungnya para ahli di Paradox EO menjadikan kami sebagai salah satu pilihan paling tepat untuk menyelesaikan dan memberikan solusi outbound yang paling berkesan untuk Anda dan peserta.